Pembuktian De Maria ke Sang Mantan

Angel Di Maria menjadi sebuah mimpi buruk bagi pasukan Zinedine Zidane. Mantan pemainnya itu menjadi pemain kunci dalam laga tadi malam untuk membungkam Real Madrid. Dan ini menjadi kemenangan yang pertama bagi PSG ketika melawan Real Madrid di Liga Champions dan tidak lupa artikel ini di persembahkan oleh Agen IDN Poker yang setiap hari memberikan artikel bermanfaat.

Dalam pertandingan tadi malam Di Maria bermain sejak menit awal alias menjadi starter. Melawan Real Madrid yang merupakan mantan klubnya, dia bermain di posisi kiri. Laga baru 14 menit, Di Maria sudah mencetak namanya di papan skor. Kemudian pada menit ke-33, pemain Argentina ini kembali mencetak gol.

Mencetak 2 Gol dan Nyaris Saja mencetak Hattrik  

Dengan 2 gol yang dia cetak ke gawang Los Blancos, menghantarkan PSG meraih kemenangan dengan skor 3-0. Bahkan Di Maria sempat bisa menambah golnya lagi pada menit-menit akhir laga. Sayang tendangan keras dari dirinya masih melambung tinggi diatas mistar gawang Madrid.

"Di Maria memang pemain yang bagus. Dia mempunyai skill dan juga kecepatan yang bisa membuat bek lawan keteteran. Performa Di Maria selama 1 tahun terakhir juga bisa dibilang semakin meningkat. Dan ini tentunya sangat membantu tik untuk meraih kemenangan," kata Thomas Tuchel ke BBC.

Kemampuan Bertahan Yang Dipuji Pelatih  

"Selain menyerang dengan kemampuan yang bagus, ketika bertahan pemain itu juga cukup cerdik. Dia sering kali membuat gerakan yang bahkan saya tidak berfikir seperti itu. Ini jelas membantu bek sayap kita lebih mudah untuk menyaring bola dari area yang jauh dari kotak penalti kita sendiri," tutupnya.

Hasil pertandingan Liga Champions tadi malam sangat membuat bahagia publik PSG. Pasalnya mereka sudah menunggu terlalu lama untuk bisa mengalahkan Madrid. Padahal laga itu, PSG tanpa diperkuat oleh Neymar, Mbappe, dan juga Cavani. Bisa kita bayangkan jika ketiga pemain itu ikut bertanding.

Tapi hal ini juga berlaku bagi Madrid. Mereka juga tidak diperkuat oleh beberapa pemain inti dari skuadnya. Sebut saja ada nama Modric, Ramos, Marcelo, dan juga beberapa pemain yang lain. Jadi bisa dibilang Madrid tadi malam bertandang ke PSG tanpa membawa kekuatan penuh.